Mahasiswa Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (FBIT) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) ECO-MISSION AR berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Paper Award dan Best Poster Award pada Seminar Kreativitas Mahasiswa ke-3 dan Kompetisi Poster di Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (30/7/2026).
Ajang tersebut mempertemukan peserta dari sembilan perguruan tinggi yang berasal dari enam provinsi di Indonesia dan satu negara bagian di Malaysia. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Indonesia dan Malaysia sebagai bagian dari kolaborasi akademik internasional.
Tim ECO-MISSION AR diketuai Rishella Dwitha Putri dengan anggota Heniewati, Alya Wulandari, dan William Hans Permana. Tim tersebut berada di bawah bimbingan Mohamad Nor Aufa.
Dalam kompetisi tersebut, Rishella Dwitha Putri dan Heniewati menjadi presenter yang memaparkan karya berjudul “ECO-MISSION AR: Analisis Kebutuhan dan Validitas Media Pembelajaran Imersif Berbasis Gamifikasi Web, Augmented Reality, dan Kearifan Ekologis Dayak pada Mata Pelajaran IPA Kelas VII.”
Penelitian itu merupakan bagian dari PKM-RSH Tahun 2026 yang mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
ECO-MISSION AR menggabungkan gamifikasi berbasis web, teknologi augmented reality (AR), serta kearifan ekologis masyarakat Dayak sebagai media pembelajaran IPA. Inovasi tersebut dirancang untuk meningkatkan literasi ekologi peserta didik, khususnya mengenai ekosistem gambut di Kalimantan Tengah.
Dosen pembimbing tim, Mohamad Nor Aufa, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UMPR dalam menghasilkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh tim dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21 sekaligus mengangkat kearifan lokal Kalimantan,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UMPR lainnya untuk terus mengembangkan riset dan inovasi yang memiliki manfaat bagi pendidikan dan masyarakat.
Keberhasilan ECO-MISSION AR meraih dua penghargaan sekaligus juga menjadi capaian penting bagi FBIT UMPR. Selain membawa nama UMPR di ajang internasional, karya tersebut turut memperkenalkan potensi teknologi pembelajaran yang dipadukan dengan kearifan ekologis Dayak kepada komunitas akademik.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen UMPR dalam mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan riset, mengembangkan inovasi, serta menghasilkan karya yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
