Mahasiswi Program Studi Teknik Lingkungan (Tekling) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Misdelina, terpilih mengikuti Program PPL-KKN International (Student Field Trip) di Krabi, Thailand, pada 1 November hingga 28 Desember 2026. Program tersebut difasilitasi oleh Association of Education Cultural International (AECI), dengan fasilitas berupa akomodasi (asrama sekolah) dan makan selama program..
Misdelina yang juga merupakan Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah itu, mengaku mengikuti program tersebut karena ingin memperluas pengalaman internasional, mengenal budaya Thailand, sekaligus mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan public speaking.
“Motivasi terbesar aku mengikuti program ini karena Thailand adalah negara yang sangat ingin aku kunjungi dan aku pelajari budayanya. Karena aku merasa memenuhi syarat, seperti mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara aktif dan memiliki pengalaman dalam public speaking, hal itu menjadi dorongan semangat tersendiri untuk mengikuti program ini,” ujarnya kepada Narasi Moderat melalui keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, selama mengikuti program, seluruh peserta akan melaksanakan praktik mengajar menggunakan bahasa Inggris di sekolah penempatan serta kegiatan pengabdian masyarakat bersama dosen dan siswa Ekkapap School.
“Di sana kami diarahkan untuk mengajar menggunakan bahasa Inggris dan melakukan pengabdian masyarakat,” katanya.
Meski berasal dari Program Studi Teknik Lingkungan, Misdelina menilai ilmu yang dipelajarinya tetap relevan untuk diterapkan selama kegiatan pengabdian, terutama dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada para siswa.
“Secara teori, apa yang kupelajari di bangku kuliah memang tidak sepenuhnya sama dengan tugas yang akan dijalankan dalam program ini. Namun, materi tentang lingkungan tetap bisa aku bagikan kepada murid, seperti pentingnya menjaga lingkungan, dampak pencemaran terhadap alam, serta manfaat menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Misdelina berharap keikutsertaannya dalam program internasional tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus membawa nama baik Kampus di kancah internasional. Ia juga mengajak mahasiswa lain untuk tidak ragu memanfaatkan setiap peluang yang tersedia.
“Untuk teman-teman mahasiswa lain yang ingin punya kesempatan yang sama, jangan pernah takut mencoba. Aku juga sempat takut dan ragu pada awalnya, tetapi dukungan dari teman-teman membuatku semakin termotivasi untuk mendaftar dan akhirnya bisa sampai di tahap ini,” tutupnya.
Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta memperluas jejaring internasional melalui pengalaman PPL-KKN di luar negeri.
Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan semangat kolaborasi, mereka diharapkan mampu menjadi duta kampus sekaligus memperkenalkan potensi Kalimantan Tengah di tingkat internasional.
