Putri Daerah Asal Kalteng Nur Ghina Muslimah Tampil di Forum Internasional OIC Youth Capital 2026

by Yoan Pramoga

Putri Daerah asal Kalimantan Tengah, Nur Ghina Muslimah wakili Indonesia dalam ajang internasional Konya OIC Youth Capital 2026 yang digelar di Kota Konya, Turki, pada 9–12 Mei 2026.

Nur Ghina hadir sebagai bagian dari delegasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam forum kepemudaan dunia Islam yang mempertemukan delegasi pemerintah, pemuda, akademisi, hingga pemangku kepentingan dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC).

Kehadiran Nur Ghina menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kalimantan Tengah. Dalam forum internasional tersebut, ia tak hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga memperkenalkan budaya dan identitas daerah Kalimantan Tengah kepada delegasi dari berbagai negara.

“Forum seperti Konya OIC Youth Capital 2026 menjadi ruang penting bagi pemuda untuk saling mengenal, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi lintas negara,” ujar Ghina dalam keterangannya baru-baru ini.

Menurutnya, generasi muda daerah memiliki potensi besar menjadi wajah diplomasi Indonesia di tingkat global melalui pendekatan budaya, kreativitas, dan kolaborasi lintas negara.

“Diplomasi budaya dan ekonomi kreatif dapat menjadi kekuatan besar dalam mempererat hubungan antarpemuda dunia Islam sekaligus memperkenalkan identitas bangsa dan budaya daerah Indonesia kepada dunia internasional,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, Nur Ghina aktif memperkenalkan budaya Indonesia dan Kalimantan Tengah melalui interaksi budaya hingga pembagian cendera mata khas Nusantara kepada delegasi internasional maupun tuan rumah.

Rangkaian kegiatan pembukaan resmi berlangsung di Selcuklu Congress Center dengan agenda utama berupa seremoni pembukaan, panel internasional, hingga gala dinner bersama delegasi dunia Islam.

Kota Konya sendiri dikenal sebagai salah satu pusat budaya dan peradaban penting di Turki serta identik dengan tokoh sufi dunia, Jalaluddin Rumi.

Melalui forum ini, Konya diharapkan menjadi ruang kolaborasi pemuda dunia Islam dalam memperkuat solidaritas, inovasi, dan pertukaran budaya internasional. (Ahaf)

Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Berita Terkait